5 Jenis Kertas yang Digunakan Pada Percetakan

5 Jenis Kertas yang Digunakan Pada Percetakan

Pencetakan berfungsi untuk semuanya, seperti sertifikat pencetakan, kartu nama, brosur, brosur, selebaran, atau lainnya. Berbagai jenis pencetakan memerlukan jenis kertas yang berbeda. Jika Anda memperhatikan dengan cermat, ada perbedaan signifikan pada kertas yang digunakan untuk sertifikat dan selebaran. Itu karena bahan kertasnya berbeda.

Menurut percetakan jakarta setiap jenis kertas memiliki perbedaan dalam berat dan ketebalan. Berat kertas diukur dalam GSM (gram per meter persegi). Semakin tinggi GSM suatu kertas, semakin tebal itu. Contohnya seperti kertas fotokopi yang beratnya antara 70 dan 100 GSM, kertas untuk sampul buku yang beratnya antara 200 dan 260 GSM dan berat kertas untuk brosur mulai dari 120 hingga 180 GSM.

Jenis kertas populer di dunia percetakan

Semakin banyak yang ingin tahu tentang jenis kertas yang umum digunakan. Tenang saja, Anda dapat menemukan jenis kertas di bawah ini.

1. HVS

Jenis kertas HVS yang biasa kita gunakan untuk mencetak teks, dokumen, laporan dan lain-lain. Bahan yang digunakan dalam kertas HVS cukup kasar, tetapi tidak mempengaruhi hasil cetak. Secara umum, kertas digunakan untuk menyalin atau mencetak sesuatu.

Bahan kertas HVS terdiri dari bubur kertas (pulp) yang tidak bercampur dengan perekat dan pohon, sehingga warnanya tetap putih bahkan jika dibiarkan bertahun-tahun. Warna kertas tidak berubah sama sekali, bahkan jika ditempatkan di bawah cahaya atau sinar matahari.

2. Seni kardus

Seni karton adalah kertas yang menggunakan bahan kertas seni, hanya gramnya yang tebal. Secara umum, seni kardus digunakan untuk mencetak brosur, profil bersama, katalog dan kartu nama. Secara umum, penggunaan seni kardus dikombinasikan dengan laminasi sehingga hasil cetak terlihat bagus. Tinta yang digunakan untuk mencetak pada karton adalah jenis tinta pewarna (sama dengan tinta artistik).

3. Kertas seni dan kertas matte

Jenis kertas seni dan kertas matte menawarkan permukaan yang sangat halus dan semi-matt. Permukaan yang licin dihasilkan dari sisa kertas biasa. Sifat kertas ini kurang mampu menyerap air, sehingga tidak cocok untuk dicetak dengan tinta pewarna. Alasannya adalah karena tinta pewarna artistik terbuat dari bahan berbasis air. Tinta yang dapat digunakan untuk mencetak pada kertas seni dan kertas matte adalah tinta seni yang dirancang khusus untuk printer Epson.

4. Kertas foto terakhir

Jenis kertas berikut adalah kertas foto laser. Jenis kertas ini digunakan untuk mencetak laporan dokumenter. Kertas foto terakhir digunakan untuk keperluan dokumenter, karena kertas ini tahan lama dan bertahan selama beberapa dekade. Meskipun telah digunakan selama beberapa tahun, warnanya masih bagus, tidak pudar, dan efek penutupannya masih ada. Kertas foto terakhir digunakan untuk mencetak foto dengan resolusi rendah, sedang atau tinggi.

5. Kertas luhur

Papper luhur adalah jenis kertas yang digunakan untuk mencetak foto dekoratif di rumah, dompet dan pigmen. Selain itu, kertas luhur juga dapat digunakan untuk memediasi transfer desain gambar ke kaor. Jika Anda ingin mentransfer gambar ke kemeja, gunakan kertas luhur. Hasilnya adalah gambar dapat dengan mudah ditransfer ke baju Anda.

Itulah beberapa jenis kertas yang sering digunakan dalam pencetakan. Anda harus selalu ingat bahwa memilih jenis kertas yang tepat dapat memengaruhi hasil pencetakan. Karena itu, jangan memilih jenis kertas yang salah. Jika Anda merasa bingung, Anda dapat berkonsultasi dengan penjual kertas untuk mendapatkan kertas terbaik.

Wulan

Leave a Reply